Ketum PJI : Vaksinasi Covid-19,  Tidak Ada Efek Negatif

Rabu, 24 Februari 2021 | 11:01 am | 56 Views |
SURABAYA,KESEHATAN- Ajakan untuk melaksanakan suntik Vaksin di tengah wabah virus  Covid-19 hingga kini terus saja di lakukan oleh jajaran pemerintah, baik melalui iklan media, maupun melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah.
 
Kali ini ajakan tersebut datang dari Ketua PJI (persatuan Jurnalis Indonesia) Hartanto Boechori. Hartanto Boehori mengatakan Vaksinasi Covid-19 pertama  kali di gelar di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya. pada Selasa 23/2/2021. 
 
Oleh karena pentingnya peningkatan imun atau kekebalan tubuh bagi manusia di masa Pandemi Covid-19 ini, Hartanto Boehori ayah dua orang anak ini mengajak jurnalis yang tergabung kedalam anggota PJI, agar melakukan Vaksinasi, karena menurutnya secara garis besar prosedur vaksinasi relatif mudah dan tidak berbelit.  
 
Di jelaskan nya saat memulai  Suntik Vaksin yang diikuti nya pada jam 10:05 wib, dirinya melakukan registrasi sekaligus menyerahkan kertas undangan vaksinasi dan KTP asli kepada petugas Vaksin, kemudian berselang setengah jam kemudian tepat pada Pukul. 10:35 wib, langsung mendapat nomor antrian 54, selanjutnya berselang setengah jam kemudian tepat pada Pukul.11:10 wib, dipanggil lagi oleh petugas untuk dilakukan screening Kesehatan, di ruang pertama.  
 
Lebih lanjut dijelaskan Hartanto Boehori, ” pertama tes suhu tubuh dan tekanan darah, Dilanjutkan “introgasi” oleh petugas lain tentang Riwayat penyakit jantung, gula darah, alergi, ayan, apakah bisa naik tangga dan jalan di atas 200 meter, serta beberapa pertanyaan lain.  Karena di anggap telah lolos dan layak untuk di vaksinasi, kemudian di perintahkan untuk tanda tangan digital di layar laptop. Selanjutnya menunggu panggilan untuk vaksinasi di ruang lain”, Tutur Hartanto Boehori.
 
Ditambahkannya, tepat pada Pukul. 11:50 wib, sebelum di suntik dengan cairan Vaksin, Hartanto kembali menyampaikan bahwa di ruang Terakhir yakni ruang Vaksin itu sendiri kembali 
di screening. Sebelum disuntikkan, botol berisi cairan vaksin ditunjukkan oleh petugas merk “Covid 19” produksi Bio Farma, dan kemudian Suntik Vaksin pun di laksanakan dengan proses sekitar 5 menit saja. Sampai Hartanto Boehori.
 
Dijelaskan pula masa berlakunya. Baru setelah itu vaksin disuntikkan di lengan kiri atas. Proses Vaksinasi total sekitar 5 menit, termasuk menerima surat keterangan sudah di Vaksin yang dikeluarkan oleh petugas. (red)
 
Editor : Raden.Wahyudi
 

Related Post

Leave a Reply