Sambut Hari Batik Nasional, Alun Alun Indonesia Gelar Talkshow dan Fashion Show Batik Riana Kusuma

Saturday, 28 September 2019 | 11:15 am | 67 Views |

Sejarah perbatikan di Indonesia sudah dikenal sejak zaman Majapahit kemudian berlanjut dimasa kerajaan Mataram, Solo dan Yogyakarta. Dahulu batik hanya diperuntukkan bagi kaum bangsawan dan tidak untuk masyarakat biasa. Seiring berjalannya waktu sejak akhir abad ke-18, batik sudah dikenal oleh masyarakat biasa diluar keraton/bangsawan, dan saat ini batik telah dikenal oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia, Batik, merupakan Seni melukis diatas kain yang digambar dengan pola dan dengan cara pembuatan khusus yaitu dengan menuliskan atau menempelkan lilin (malam) diatas kain.

Indonesia mempunyai beragam jenis Batik bahkan saat ini setiap daerah mempunyai jenis batik yang beragam yang menggambarkan motif cin‘ khas masing-masing yang mempunyai makna tertentu. Batik Indonesia tidak saja dikenal dimasyarakat lokal sendiri namun sudah dipopulerkan ke mancanegara melalui pameran Batik Indonesia yang diadakan di lstana sejak era Bung Karno dengan mengundang tamu tamu VIP antara lain Pangeran Akihito dan Ratu Michiko dari Jepang, Pangeran Norodom Sihanouk dan Putri Monique dari Kambodja. Batik Indonesia juga diikut-sertakan dalam New York World’s Fair pada tahun 1964. Selain itu pada tahun 1994 dalam acara Sidang APEC, melalui desainer lwan Tirta, 18 Kepala Negara memakai Batik asal Indonesia. Sampai saat ini Batik Indonesia semakin populer sebagai dress code yang dipakai dalam acara yang diselenggarakan secara Internasional.

Selain itu pula AAI bersama denga Batik Riana menyelenggarakan Talkshow dan Fashion Show , pada Jumat  27 September 2019 kemarin dari pukul 14.00 WIB sampai 17.00 Wib di Restaurant Palalada. Dengan Tema”Melestarikan Batik dengan Proses Ramah Lingkungan, dengan menghadirka Sebagai Pembicara  dalam talkshow tersebut adalah,Riana Kusuma, ( Batik Riana ), yang mulai memproduksi batik wama alam tanpa meninggalkan batik yang menggunakan wama kimia , mengingat masih mempunyai pangsa pasar, Andang Gunawan, bagaimana hidup dengan poIa makan sehat ( clean eating) , Tuti Krasna, dari Lions Club dan WITT.

Di temui usai acara Riana Kusuma mengatakan, “Dalam negeri sendiri Batik merupakan pakaian yang bisa dipakai untuk acara resmi sepeni perkawinan, seragam sekolah dan perkantoran setiap hari Jumat, namun bisa juga digunakan pada acara kasual. Batik juga nyaman dipakai pada acara santai atau bepergian.

Riana menambahkan,”Pada tanggal 2 Oktober 2009, Batik Indonesia ditetapkan sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia oleh UNESCO dan atas dasar itulah maka setiap tanggal tersebut ditetapkan sebagai “HARI BATIK NASIONAL” dan seyogianya batik yang sudah dikenal tersebut harus dilestarikan dan tetap digemari bukan saja oleh kalangan orang dewasa namun juga digemari oleh anak muda maupun oleh generasi milenial.

Riana memperjelas kembali,”Dan dalam rangka memperingati hari BATIK NASIONAL tahun 2019, Alun Alun Indonesia (AAI) menyelenggarakan pameran koleksi Batik mulai dari tanggal 19 September 2019 s/d 9 Oktober 2019 di Galeri AAI pungkas Riana.(upi)

 

 

 

 

 

 

Related Post

Leave a Reply